Opini

Sulawesi Timur Tak Kunjung Lahir, Siapa yang Menghambat?


Oleh: Herdiyanto Yusuf, Pemerhati Politik


Lebih dari dua dekade Sulawesi Timur diperjuangkan menjadi provinsi. Kajian akademik telah disusun, dukungan politik daerah berkali-kali dibangun, dan potensi ekonominya terus menguat. Namun hingga kini, cita-cita itu tetap berhenti di ruang wacana.

Pernyataan Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Prof. Muhadam Labolo, bahwa hambatan utama pembentukan Sulawesi Timur berada pada ranah politik memberi sudut pandang baru. Jika kelayakannya semakin sulit diperdebatkan, maka persoalannya bukan lagi apakah Sulawesi Timur layak, melainkan siapa atau apa yang membuatnya masih tertahan.

Perjuangan pembentukan Provinsi Sulawesi Timur bukanlah cerita baru. Jejaknya telah mengemuka sejak akhir 1990-an hingga awal 2000-an, seiring gelombang pemekaran daerah pascareformasi, ketika usulan formal mulai dibahas di tingkat lokal maupun nasional. Generasi berganti, kepala daerah silih berganti, anggota legislatif datang dan pergi. Seminar, deklarasi, kajian akademik, hingga lobi politik telah berulang kali dilakukan. Namun hasilnya tetap sama: Sulawesi Timur masih menjadi cita-cita yang belum terwujud.

Bagikan: