Catatan Parlin Yusuf โ banggaipost.com
Di balik berbagai program pembangunan yang terus digaungkan, masih ada persoalan mendasar yang seolah berjalan di tempat: jalan yang rusak dan fasilitas sekolah yang memprihatinkan. Dua persoalan ini bukan sekadar tentang infrastruktur, melainkan menyangkut masa depan masyarakat.
Jalan yang rusak membuat aktivitas warga terganggu setiap hari. Anak-anak berangkat ke sekolah dengan risiko terjatuh, petani kesulitan mengangkut hasil panen, masyarakat yang sakit terlambat mendapatkan pelayanan kesehatan, dan roda perekonomian pun ikut melambat. Ketika hujan turun, jalan berubah menjadi kubangan lumpur. Saat kemarau tiba, debu beterbangan mengganggu kesehatan.
Di sisi lain, masih ada sekolah yang membutuhkan perhatian serius. Ruang belajar yang rusak, meja dan kursi yang tidak layak, hingga minimnya sarana penunjang pembelajaran menjadi kenyataan yang dihadapi sebagian siswa. Padahal, pendidikan adalah investasi terbesar untuk masa depan daerah.
Ironisnya, kedua persoalan ini sering kali hanya ramai dibicarakan ketika viral di media sosial atau menjadi bahan pemberitaan. Setelah itu, semuanya kembali sunyi tanpa kepastian penyelesaian.
