— IKLAN —
Iklan Untika Luwuk

Forum Peduli Masyarakat Luwuk Timur Evaluasi Kinerja, Wacanakan Pembubaran dan Bentuk Kepengurusan Baru

BANGGAIPOST.COM, LUWUK TIMUR – Forum Peduli Masyarakat Luwuk Timur berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja organisasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar untuk memutuskan kemungkinan pembubaran forum, yang selanjutnya akan diikuti dengan pembentukan organisasi baru dengan struktur kepengurusan yang lebih efektif.

Wacana tersebut muncul setelah pengurus menilai sejumlah program dan kegiatan forum belum berjalan sesuai tujuan awal maupun kebutuhan masyarakat Luwuk Timur.

Ketua Forum Peduli Masyarakat Luwuk Timur, Adnan Basia, mengatakan evaluasi dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab agar organisasi benar-benar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. “Setelah kami duduk bersama dan melakukan evaluasi, kami menilai sejumlah program forum tidak berjalan sebagaimana mestinya. Ada yang bersifat subjektif dan ada pula yang tidak lagi sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Adnan saat ditemui, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, forum tersebut awalnya dibentuk atas dasar kepedulian terhadap persoalan lingkungan dan sosial kemasyarakatan yang dijalankan secara mandiri. Namun dalam perjalanannya, berbagai kendala membuat organisasi belum dapat berfungsi secara maksimal. “Kami tidak ingin forum ini hanya menjadi nama. Kalau memang tidak berjalan, lebih baik dibubarkan, kemudian dibentuk kembali dengan kepengurusan dan program yang lebih jelas serta benar-benar dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Adnan menegaskan bahwa wacana pembubaran bukan berarti mengakhiri gerakan kepedulian masyarakat di Luwuk Timur. Sebaliknya, langkah tersebut merupakan upaya pembenahan agar organisasi dapat berjalan lebih sehat dan profesional. “Kami tetap peduli. Tetapi caranya harus dibenahi. Organisasi harus sehat, programnya jelas, dan pengurusnya memiliki komitmen. Itu yang selama ini belum sepenuhnya kami dapatkan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga independensi organisasi. Selama ini berbagai kegiatan forum dijalankan secara mandiri tanpa bergantung pada pihak tertentu. Namun keterbatasan sumber daya dan lemahnya koordinasi internal menjadi tantangan yang perlu diperbaiki.

Setelah proses evaluasi dan apabila pembubaran disepakati, forum berencana membentuk organisasi baru dengan nama, visi, dan struktur kepengurusan yang lebih kuat. Perekrutan pengurus akan dilakukan secara terbuka dengan mengutamakan komitmen terhadap kepentingan masyarakat dan pelestarian lingkungan. “Kami akan mengundang seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemuda, tokoh masyarakat, petani hingga pegiat lingkungan. Kami ingin membentuk forum baru yang benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat Luwuk Timur,” ujar Adnan.

Ia berharap kepengurusan baru nantinya mampu menjadi organisasi yang lebih solid dalam mengawal isu-isu lingkungan, membantu masyarakat, serta menjalin sinergi dengan pemerintah kecamatan dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Sebelum keputusan final mengenai pembubaran dan pembentukan kembali organisasi ditetapkan, Forum Peduli Masyarakat Luwuk Timur membuka ruang diskusi kepada masyarakat untuk memberikan masukan. “Kami ingin forum ini menjadi milik bersama. Karena itu kritik, saran, dan dukungan dari masyarakat sangat kami harapkan,” tutup Adnan Basia.

(Alin)

— IKLAN —
Iklan Untika Luwuk
— IKLAN —
Iklan Untika Luwuk
— IKLAN —
Iklan Untika Luwuk
— IKLAN —
Iklan Untika Luwuk
'; ?>