Ketika Portal dan “Kolam” Disandingkan

BANGGAIPOST.COM, LUWUK – Polemik portal parkir di Pasar Modern Simpong belum juga mereda. Di tengah perdebatan soal penerapan sistem parkir elektronik, muncul unggahan warganet yang menyindir kondisi infrastruktur di kawasan pasar.

Unggahan yang beredar di media sosial memperlihatkan dua foto yang disandingkan. Foto pertama menampilkan pintu masuk Pasar Simpong yang telah dilengkapi portal parkir modern. Sementara foto kedua memperlihatkan genangan air yang menutupi badan jalan di sekitar kawasan pasar.

Di atas kolase foto tersebut, tertulis kalimat bernada satire:

“So gaga Pasar Simpong, so ada portal 😊 so ada kolam 😊.”

Unggahan itu dengan cepat menarik perhatian pengguna media sosial dan menuai beragam komentar. Sebagian warganet menganggap sindiran tersebut menggambarkan ironi pembangunan, ketika sistem parkir modern mulai diterapkan namun persoalan infrastruktur dasar seperti drainase dan kondisi jalan dinilai masih perlu mendapat perhatian.

Sejumlah komentar menyebut penataan kawasan pasar sebaiknya dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada pengelolaan parkir, tetapi juga pada perbaikan akses jalan, saluran drainase, kebersihan, hingga kenyamanan pengunjung.

Meski demikian, ada pula warganet yang menilai keberadaan portal parkir dan kondisi jalan yang tergenang merupakan dua persoalan berbeda. Menurut mereka, upaya modernisasi sistem parkir tetap perlu didukung, sementara persoalan infrastruktur harus menjadi pekerjaan rumah pemerintah yang diselesaikan secara bertahap.

Polemik portal parkir Pasar Simpong sendiri menjadi salah satu isu yang paling banyak diperbincangkan masyarakat Banggai dalam beberapa hari terakhir. Selain memicu aksi penyampaian aspirasi di DPRD Kabupaten Banggai, kebijakan tersebut juga ramai diperdebatkan di media sosial dengan berbagai sudut pandang.

Unggahan satir tentang “portal dan kolam” pun menambah warna dalam diskusi publik. Bagi sebagian masyarakat, foto tersebut menjadi pengingat bahwa modernisasi fasilitas publik idealnya berjalan seiring dengan pembenahan infrastruktur pendukung agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.(Alin)

— IKLAN —
Iklan Untika Luwuk