Gegara Video Viral Baku Hantam di SPBU, Warga Kaitkan dengan Persoalan Solar Subsidi

BANGGAIPOST.COM, Luwuk – Video baku hantam yang viral di media sosial dan disebut terjadi di area SPBU di Kecamatan Luwuk Utara memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat. Banyak warganet mengaitkan insiden tersebut dengan persoalan antrean solar subsidi hingga dugaan praktik pelangsiran BBM.

Video yang diunggah akun Facebook Sity Rahma Wahid memperlihatkan beberapa pria terlibat adu jotos di area SPBU yang masih dipadati warga dan kendaraan. Sejumlah orang tampak berusaha melerai perkelahian yang sempat memicu kepanikan pengunjung.

Pantauan BanggaiPost.com di kolom komentar unggahan tersebut menunjukkan mayoritas komentar mengaitkan insiden itu dengan antrean solar. Komentar seperti “Ini pasti solar lagi”, “Antri solar”, hingga “Solar pasti” bermunculan. Bahkan, beberapa akun menduga keributan berkaitan dengan aktivitas pelangsiran maupun dugaan mafia BBM subsidi.

Salah seorang akun, Doni Dole, mengklaim keributan dipicu kendaraan yang saling berebut antrean. Ia juga menantang media untuk mengungkap dugaan praktik mafia solar subsidi di Luwuk. Namun, seluruh pernyataan tersebut masih sebatas klaim di media sosial dan belum dapat diverifikasi.

Di sisi lain, muncul pula versi berbeda. Akun Asrin Mili Siima menyebut peristiwa tersebut murni persoalan pribadi yang kebetulan terjadi di area SPBU. “Maaf cuma meluruskan.. ini ada masalah pribadi hanya saja pas di areal SPBU,” tulisnya. Sementara akun lain menyampaikan kronologi berbeda yang juga belum dapat dipastikan kebenarannya.

Perdebatan juga muncul terkait lokasi kejadian. Sejumlah warganet menyebut perkelahian terjadi di SPBU Biak, bukan SPBU Bunga sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

Terlepas dari penyebab perkelahian yang masih simpang siur, SPBU Bunga memang bukan nama baru dalam sorotan publik. Dalam beberapa bulan terakhir, BanggaiPost.com beberapa kali memberitakan keluhan masyarakat terkait aktivitas pengisian BBM di lokasi tersebut. Warga menyoroti antrean panjang dump truck, kendaraan ekspedisi, hingga pengisian menggunakan jerigen yang dinilai menimbulkan kekhawatiran terhadap distribusi BBM subsidi.

Hampir setiap hari, antrean kendaraan berbadan besar terlihat mengular hingga keluar area SPBU. Kondisi tersebut kerap dikeluhkan pengguna jalan karena mengganggu arus lalu lintas dan menimbulkan persepsi adanya aktivitas distribusi BBM dalam jumlah besar.

Namun, menyikapi pemberitaan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi sebelumnya telah memberikan klarifikasi kepada Banggai Post. Pertamina menyatakan penyaluran BBM di SPBU Bunga masih berjalan sesuai prosedur operasional. Pengisian menggunakan jerigen disebut dilakukan berdasarkan surat rekomendasi resmi untuk kebutuhan nelayan maupun petani, sedangkan pengisian kendaraan telah mengikuti batas maksimal sesuai SOP. Meski demikian, Pertamina mengaku tetap memperketat pengawasan terhadap operasional SPBU Bunga guna memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

Karena itu, hingga kini belum ada dasar yang menyatakan perkelahian dalam video viral tersebut berkaitan dengan antrean solar ataupun dugaan penyalahgunaan BBM subsidi. Hubungan antara kedua peristiwa tersebut masih sebatas spekulasi yang berkembang di media sosial.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti perkelahian maupun identitas para pihak yang terlibat. BanggaiPost.com masih berupaya mengonfirmasi peristiwa tersebut kepada aparat kepolisian, pengelola SPBU, dan pihak terkait agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap.(Alin)

— IKLAN —
Iklan Untika Luwuk