Tidak hanya menyasar anak-anak, program ini juga melibatkan orang tua dan pihak sekolah. Edukasi diberikan agar kebiasaan menjaga kesehatan gigi dapat terus dilakukan di rumah sehingga manfaatnya lebih berkelanjutan
BANGGAIPOST LUKTIM – Menjaga kesehatan gigi anak sejak usia dini menjadi perhatian serius UPTD Puskesmas Hunduhon, Kecamatan Luwuk Timur. Melalui inovasi bertajuk GiSmile’in (Gigiku Sehat Senyumku Indah), petugas kesehatan kini tidak lagi hanya menunggu pasien datang ke puskesmas, melainkan turun langsung ke sekolah-sekolah PAUD dan TK untuk memberikan pelayanan kesehatan gigi.
Inovasi yang digagas oleh Plh Kepala UPTD Puskesmas Hunduhon, I Made Manta, SKM, ini hadir sebagai solusi atas tingginya kasus gigi berlubang pada anak usia dini yang sering kali terlambat terdeteksi.
Selama ini, banyak kasus kerusakan gigi baru diketahui ketika anak sudah mengeluh sakit atau datang berobat ke poli gigi. Tak jarang kondisi tersebut telah berkembang cukup parah hingga memerlukan tindakan pencabutan maupun rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
Melalui program GiSmile’in, pemeriksaan kesehatan gigi dilakukan lebih awal oleh drg. Ayu Angraeni bersama tim kesehatan dengan mendatangi langsung sekolah-sekolah. Anak-anak mendapatkan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, edukasi cara menyikat gigi yang benar, hingga pembiasaan sikat gigi bersama sebelum masuk kelas.
Pendekatan ini dinilai efektif karena anak-anak dapat belajar menjaga kesehatan gigi dalam suasana yang menyenangkan bersama teman-teman mereka. Selain itu, rasa takut terhadap dokter gigi yang sering dialami anak juga dapat diminimalkan karena pelayanan dilakukan di lingkungan yang akrab bagi mereka.
Tidak hanya menyasar anak-anak, program ini juga melibatkan orang tua dan pihak sekolah. Edukasi diberikan agar kebiasaan menjaga kesehatan gigi dapat terus dilakukan di rumah sehingga manfaatnya lebih berkelanjutan.
Menurut pihak Puskesmas Hunduhon, usia PAUD dan TK merupakan masa yang tepat untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat. Jika dibiasakan sejak kecil, anak akan lebih mudah menerapkan pola hidup sehat hingga dewasa.
Selain mencegah gigi berlubang, inovasi GiSmile’in juga mendukung upaya pencegahan stunting. Pasalnya, anak yang memiliki gigi sehat akan lebih mudah mengunyah makanan sehingga kebutuhan nutrisinya dapat terpenuhi dengan baik.
Program ini pun mendapat sambutan positif dari para orang tua. Salah seorang wali murid mengaku anaknya yang sebelumnya sulit diajak menyikat gigi kini mulai terbiasa dan melakukannya secara mandiri setelah mengikuti kegiatan sikat gigi bersama di sekolah.
Dengan semangat jemput bola dan pencegahan sejak dini, GiSmile’in menjadi salah satu upaya nyata Puskesmas Hunduhon dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, percaya diri, dan memiliki senyum indah di masa depan.(alin)












