banner 728x250

Rapat Paripurna RPJMD Digelar, Ini Penjelasan Bupati Banggai

Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) tahun 2021-2026 yang digelar di Graha Pemda, Senin (14/11) malam.[Foto:Dokumentasi BanggaiPost]

 

BANGGAIPOST,Luwuk- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) tahun 2021-2026 yang digelar di Graha Pemda, Senin (14/11) malam.

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Hj.Batia Sisilia Hadjar,SE,.MM tersebut dihadiri anggota DPRD, unsur Forkopimda, serta seluruh OPD dilingkup Pemda Banggai.

Bupati Banggai Ir.H.Amirudin Tamoreka saat menyampaikan nota pengantar Ranperda RJMD tahun 2021-2026, menjelaskan, RPJMD tersebut disusun berdasarkan beberapa pendekatan yakni, pendekatan politik, pendekatan teknokratik, pendekatan partisipatif, pendekatan atas-bawah (Top-Down) dan bawah atas (Bottom-up).

Tidak hanya itu, RPJMD juga disusun melalui tahapan analisis sektoral, penjaringan aspirasi masyarakat, serta dialog yang melibatkan pemangku kepentingan.

“RPJMD ini akan menjadi media untuk mengimplementasikan janji-janji kami saat kampanye kepada seluruh masyarakat, dan juga sebagai pedoman bagi perangkat daerah untuk merumuskan dan menyusun rencana strategisnya masing-masing. Serta sebagai instrumen untuk mengukur tingkat pencapaian kinerja kami selama 5 tahun kedepan,”tegas Bupati.

Dengan mempertimbangkan dan memperhatikan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah periode sebelumnya urai Bupati, maka dirumuskan visi Pembangunan Jangka Menengah Daerah yaitu Terwujudnya Banggai Maju, Mandiri dan Sejahtera Berbasis Kearifan Lokal.

Visi ini kemudian diterjemahkan kedalam Motto, slogan ataupun taq line Pembanguanan Daerah Kabupaten Banggai 2021-2026 yakni, Banggai Lebih Baik ataupun dalam bahasa Saluan, Balantak dan Banggai dengan istilah Banggai Maima, Banggai Pore, ataupun Banggai Monondok.

Banggai lebih baik, dapat diterjemahkan sebagai kondisi Kabupaten Banggai yang lebih baik dari sebelumnya yang menunjukkan lebih maju, lebih mandiri dan lebih sejahtera.

“Kondisi ini dapat digambarkan dalam perwujudan, Sumber Daya Manusia lebih baik, Ekonomi Kerakyatan lebih baik, infrastruktur lebih baik, pengelolaan Sumber Daya Alam lebih baik, Periwisata dan Budaya lebih baik, birokrasi lebih baik,”terangnya.

Dijelaskan, dalam mewujudkan Banggai Maju, Mandiri dan Sejahtera Berbasis Kearifan Lokal, maka ditetapkan 8 prioritas Pembangunan Daerah yang merupakan implementasi arah kebijakan Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Sekaligus merupakan janji politik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banggai, yakni:

Pertama, Pembangunan Manusia Berkualitas dan Berdaya Saing, yang akan dilaksanakan melalui program unggulan yaitu, Banggai Cerdas, Banggai Sehat, Banggai Sejahtera, Banggai Produktif, dan Banggai Youthpreneur.

Kedua, ekonomi kerakyatan berbasis potensi, keunggulan lokal dan pemanfaatan tekhnologi, yang akan dilaksanakan melalui program unggulan yaitu Banggai Berdaya, Banggai Desapreneur.

Ketiga, infrastruktur untuk ekonomi dan pelayanan dasar, yang akan dilaksanakan melalui program unggulan yaitu Banggai Akses dan Banggai Terang.

Keempat, ketahanan pangan daerah yang akan dilaksanakan melalui program unggulan yaitu Banggai Swasembada Pangan.

Kelima, Investasi Daerah disektor pertambangan yang akan dilaksanakan melalui program unggulan yaitu Banggai Investment.

Keenam, Lingkungan Hidup, tata ruang dan ketahanan bencana daerah, yang akan dilaksanakan melalui program unggulan yaitu, mewujudkan ketahanan/kapasitas daerah dalam penanggulangan bencana dan penanganan pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup.

Ketujuh, pariwisata, kebudayaan daerah dan moderasi beragama, yang akan dilaksanakan melalui program unggulan yaitu Banggai Cultural Heritage.

Kedelapan, Penguatan Reformasi Birokrasi yang akan dilaksanakan melalui program unggulan yaitu Banggai Amanah.

“Dalam upaya pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran RPJMD Kabupaten Banggai tahun 2021-2026, maka telah ditetapkan pula sebanyak 7 strategi umum untuk mencapainya,”ucap Bupati Amirudin.

Sekedar diketahui, dalam pandangan umum seluruh fraksi di DPRD menyatakan sikap menerima Ranperda RPJMD tahun 2021-2026 untuk dilakukan pembahasan ditingkat selanjutnya. (NS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *