Berita Utama

Proyek Air Bersih Rp500 Juta di Desa Louk Gagal Total, Dana Rp125 Juta Sudah Dicairkan

 


“Dalam kunjungan ini kami dapati di lapangan ternyata tidak ada progres sama sekali, alias nol persen,” ujar Wardani


BANGGAIPOST, Luwuk Timur — Harapan warga Desa Louk, Kecamatan Luwuk Timur untuk menikmati layanan air bersih pada tahun 2026 terancam pupus. Proyek pengembangan jaringan distribusi air bersih dan Sambungan Rumah (SR) senilai Rp500 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025 dilaporkan gatot alias gagal total alias tidak terealisasi.

Ironisnya, meski pekerjaan di lapangan disebut belum berjalan sama sekali, pihak kontraktor diketahui telah menerima pencairan uang muka proyek sebesar 25 persen atau sekitar Rp125 juta.

Fakta tersebut terungkap saat Wakil Ketua I DPRD Banggai, Wardani Murad Husain, melakukan reses di Desa Louk, Rabu 13 Mei 2026.

“Dalam kunjungan ini kami dapati di lapangan ternyata tidak ada progres sama sekali, alias nol persen,” ujar Wardani.

Politisi Fraksi Gerindra itu kemudian menelusuri informasi ke Dinas PUPR Kabupaten Banggai, khususnya Bidang AMAL (Air Minum, Air Limbah, dan Persampahan). Dari penjelasan yang diperoleh, proyek tersebut gagal dilaksanakan karena pihak kontraktor dinilai wanprestasi atau tidak menjalankan kewajiban kontrak.

Padahal, kontraktor telah menerima uang muka proyek sekitar Rp125 juta dari total nilai kontrak Rp500 juta.

Bagikan: