Pada akhirnya, mungkin pertanyaan paling penting bukan apakah pers di Banggai sudah merdeka.
Pertanyaan itu terlalu mudah dijawab dengan โsudahโ atau โbelumโ.
Yang lebih penting adalah bertanya kepada diri sendiri:
Ketika kita menulis, siapa yang sebenarnya sedang kita bela?
Dan ketika jawabannya bukan pemerintah, bukan korporasi, bukan kelompok politik, bukan pula kepentingan pribadi, melainkan kebenaran dan kepentingan publik, mungkin pada saat itulah kita mulai memahami arti kemerdekaan pers yang sesungguhnya.
Merdeka dari siapa? Berpihak kepada siapa?
Pertanyaan itu mungkin tidak perlu kita jawab untuk orang lain.
Cukup kita jawab dengan jujur kepada diri sendiri.(*)
