Iklan Banggai Post
Opini

Mendefinisikan Kembali Pers di Banggai

Kalau perusahaan memberikan manfaat kepada masyarakat, tidak ada alasan untuk menyembunyikannya hanya karena takut dianggap dekat. Kalau perusahaan melakukan pelanggaran, jangan pula kita diam hanya karena pernah memiliki hubungan kerja sama.

Begitu pula dengan masyarakat. Kepentingan publik memang harus menjadi perhatian utama, tetapi itu tidak berarti wartawan harus membenarkan semua tuntutan masyarakat. Kalau masyarakat keliru, kekeliruan itu tetap harus diberitakan dengan cara yang adil.

Di situlah saya kira keberpihakan jurnalistik menemukan tempatnya.

Bukan berpihak kepada pemerintah. Bukan pula kepada korporasi. Bukan kepada kelompok politik.

Keberpihakan kita semestinya kepada fakta dan kepentingan publik.

Kedengarannya sederhana. Dalam praktiknya, mungkin justru bagian tersulit dari pekerjaan ini.

Lalu, Bagaimana dengan Jurnalisme Banggai?

Saya tidak ingin mengatakan bahwa jurnalisme kita buruk. Terlalu mudah membuat kesimpulan seperti itu.

Banyak wartawan yang bekerja sungguh-sungguh, datang ke lapangan, melakukan konfirmasi, mengejar informasi, dan berusaha menjaga profesinya. Banyak pula media yang terus berupaya bertahan di tengah keadaan yang tidak selalu mudah.

Tetapi saya kira kita tetap perlu memiliki ruang untuk mengoreksi diri.

Bagikan: