Berita Utama

Mabangun Tunggul, Pesan Leluhur untuk Jaga Persaudaraan

PESAN PERSAUDARAAN: Masyarakat adat dua Kamali yakni Kamali Putal dan Kamali Boneaka melakukan prosesi upacara adat mabangun tunggul, Ada pesan persaudaraan yang kuat di balik prosesi adat yang sudah dijalankan secara turun temurun ini.(FOTO MOHAMAD IKBAL/BANGGAI POST)



BANGGAI POST, BALUT– Keterlibatan Pemerintah Kabupaten Banggai Laut dalam setiap prosesi adat yang akan dilaksanakan oleh masyarakat Adat Banggai tidak perlu diragukan lagi. Hal ini terlihat kembali hadirnya pemerintah Kabupaten Banggai Laut pada prosesi adat “Mabangun Tunggul” yang dilaksanakan di Kamali Banggai Lalongo, Kamis (17/03).

Adat Mabangun tunggul merupakan proses yang upacara adat yang sudah ratusan tahun dilakukan oleh masyarakat empat masyarakat adat yang ada di Kerajaan Banggai yakni Kamali Basalo Katapean, Kamali Banggai Lalongo, Kamali Boneaka dan Kamali Putal. Dan rutin dilaksanakan setiap 6 Tahun, 6 Bulan dan 6 Hari. Mabangun tunggul merupakan prosesi penyatuan dan kesepakatan, empat kerajaan kecil yang menguasai pulau Banggai pada saat itu, bersatu dalam kerajaan besar yang dikenal dengan Kerajaan Banggai ataupun Kerajaan Benggawi.

Bagikan: