Berita Utama

Jika Ingin Menjadi Poros Tengah, Ini PR Besar Demokrat di Banggai

BANGGAIPOST.COM, LUWUK — Wacana lahirnya poros tengah dalam politik Kabupaten Banggai menjelang Pilkada 2030 mulai menjadi bahan diskusi di berbagai kalangan. Di tengah dominasi dua kutub politik yang selama ini identik dengan klan Tamoreka dan kelompok Sulianti Murad, muncul pertanyaan: apakah ada ruang bagi kekuatan politik alternatif?

Sejumlah pengamat menilai peluang itu tetap terbuka. Namun jika ingin menjadi poros tengah yang kredibel, Partai Demokrat harus mulai membangun fondasi politiknya sejak sekarang.

Dalam skenario ini, nama Gubernur Sulawesi Tengah sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng, Anwar Hafidz, memang kerap disebut. Posisi Anwar lebih tepat dipandang sebagai figur sentral yang dapat membangun dan mengonsolidasikan poros politik baru, sekaligus melahirkan kader atau figur yang nantinya diusung Demokrat pada Pilkada Banggai 2030.

Namun diakui, jalan menuju ke sana tidak mudah. Tantangan pertama Demokrat adalah kondisi politiknya di Kabupaten Banggai yang masih relatif lemah.

Pada Pemilu Legislatif terakhir, Demokrat gagal memperoleh kursi di DPRD Banggai. Kondisi ini membuat partai berlambang mercy tersebut belum memiliki pijakan politik yang cukup kuat untuk berbicara banyak dalam kontestasi lokal.

Karena itu, langkah paling mendesak adalah membangun kembali struktur partai hingga tingkat kecamatan dan desa.

Bagikan: