Berita Utama

Jika Ingin Menjadi Poros Tengah, Ini PR Besar Demokrat di Banggai

Selain kaderisasi internal, Demokrat juga perlu membuka ruang bagi tokoh muda, aktivis, profesional, tokoh masyarakat, maupun mantan caleg dari partai lain yang memiliki basis massa.

Pileg 2029 menjadi batu uji penting. Jika Demokrat mampu memperoleh beberapa kursi DPRD Banggai, maka peluang membangun poros tengah akan jauh lebih realistis.

Tantangan berikutnya berkaitan dengan hubungan politik antara Anwar Hafidz dan klan Tamoreka.

Sebagai gubernur, hubungan baik dengan pemerintah Kabupaten Banggai tentu merupakan hal yang wajar. Namun jika Demokrat ingin tampil sebagai poros alternatif, maka partai tersebut harus mampu menjaga keseimbangan antara hubungan pemerintahan dan kepentingan politik.

Demokrat tidak bisa terlihat terlalu jauh dari pemerintah daerah, tetapi juga tidak boleh dipersepsikan hanya menjadi pelengkap kekuatan politik petahana. Di sinilah kemampuan Anwar Hafidz sebagai Ketua Demokrat Sulteng akan diuji.

Bagikan: