
“Jika ada kebutuhan mendesak terkait perbaikan jalan dan lainnya pemda tidak perlu sewa alat berat dari luar karna pemda sudah punya,” kata Bupati Sofyan, di halaman Kantor Dinas PUPR, Jum’at (06/01).
“Nantinya keberadaan alat-alat berat itu bakal dipersewakan kepada pihak swasta terutama para kontraktor yang membutuhkan fasilitas pendukung untuk pelaksanaan pekerjaan atau proyek yang mereka tangani,” terang Bupati Sofyan.
Kepala Dinas PUPR Mulyadi Mojang mengungkapkan, besar anggaran yang dikeluarkan pemda pada pengadaan tiga alat berat tersebut Rp. 4.597.933.000.
“Wheel Loader Nilai Kontrak Rp. 1.166.610.000, Excavator Nilai Kontrak Rp. 1.820.400.000, Tronton Nilai Kontrak Rp. 1.610.923.000,” ungkapnya, Senin (09/01).
Lanjut Mulyadi, mempercepat pengembalian modal pengadaan alat berat dan peningkatan PAD, Dinasnya sedang melakukan negosiasi kontrak sewa alat dengan pihak bandara pada proyek Pembangunan Bandar Udara Baru Banggai Laut, di desa Kendek Kecamatan Banggai Utara.
“Kontrak sewa alat masih berproses dengan pihak bandara. Saat ini, pihak bandara masih mau ajukan penawaran terhadap harga yang kita ajukan,” ungkap Mulyadi.
Sekedar diketahui, Pembangunan Bandar Udara Banggai Laut akan mulai dikerjakan tahun ini oleh PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk dengan nilai kontrak Rp. 215.011.132.175,60. (IK)
