Dari Parkir, Desk Pelayanan BPJS hingga Fasilitas, RSUD Luwuk Terus Sorotan Warga


“Sudah capek datang dari jauh, antre lama, tapi akhirnya disuruh pulang dan daftar ulang besok,” tulis komentar tersebut


BANGGAIPOST, LUWUK — Kritik masyarakat terhadap pelayanan RSUD Luwuk terus bermunculan di media sosial. Setelah polemik pengelolaan parkir menjadi perbincangan publik, kini keluhan warga meluas ke pelayanan BPJS hingga kondisi fasilitas rumah sakit yang dinilai semakin memprihatinkan.

Keluhan terbaru mencuat dari pelayanan desk pendaftaran BPJS yang dianggap tidak ramah dan kurang berpihak kepada pasien. Salah satu komentar viral datang dari akun rahmankar13 yang mengaku kecewa terhadap pelayanan petugas di bagian pendaftaran.

Dalam komentarnya, ia menyoroti jam istirahat pelayanan yang disebut dimulai sekitar pukul 11.00 WITA, sehingga banyak pasien yang datang dari wilayah jauh seperti Toili dan Bunta tidak sempat terlayani meski sudah antre sejak pagi. “Sudah capek datang dari jauh, antre lama, tapi akhirnya disuruh pulang dan daftar ulang besok,” tulis komentar tersebut.

Keluhan itu kemudian memancing banyak tanggapan warga lain yang mengaku mengalami situasi serupa saat mengurus pelayanan di rumah sakit tersebut.

Tak hanya soal administrasi BPJS, kritik juga datang terkait minimnya petugas keamanan dan pendampingan terhadap keluarga pasien di lingkungan rumah sakit.

Akun @Wann menilai pelayanan rumah sakit masih jauh dari harapan masyarakat. Menurutnya, keluarga pasien kerap kebingungan karena minim petugas yang membantu memberikan arahan maupun bantuan teknis di lapangan.

“Pelayanan tidak baik, minim security yang bisa membantu saat keluarga pasien bingung. Keluarga pasien juga harus mendorong sendiri brankar jika ada pemindahan ruangan,” tulisnya.

Komentar itu juga menyoroti kondisi fasilitas rumah sakit yang disebut mulai tampak kumuh dan kurang terawat.

Rangkaian keluhan tersebut memperlihatkan bahwa sorotan publik terhadap RSUD Luwuk kini tidak lagi hanya berkaitan dengan persoalan parkir, tetapi sudah merambah pada kualitas pelayanan inti dan kenyamanan pasien secara umum.

Warga berharap pihak manajemen rumah sakit maupun instansi terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh agar pelayanan kesehatan benar-benar berpihak kepada masyarakat, khususnya pasien dari wilayah jauh yang harus mengeluarkan biaya dan tenaga lebih untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Manajemen RSUD Luwuk yang dikonfirmasi lewat bagian Humas kembali memilih bungkam. Pesan whatsapp yang dikirim wartawan hanya dibaca tidak ditanggapi.(*/Alin)