Brigjen Pol Nasri Pecah Spekulasi Bursa Kapolda Sulteng


Brigjen Pol Nasri dikenal sebagai perwira dengan pengalaman panjang di bidang reserse maupun manajemen operasional kepolisian


BANGGGAIPOST,  JAKARTA – Di tengah menguatnya sejumlah nama dalam bursa calon Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, keputusan Kapolri justru menghadirkan kejutan. Berdasarkan Surat Telegram (ST) Kapolri yang telah beredar luas, Brigjen Pol Nasri  resmi ditunjuk sebagai Kapolda Sulteng yang baru melalui ST Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026.

Sebelumnya, sejumlah nama seperti Adrianto Jossy Kusumo dan Andry Wibowo sempat santer disebut-sebut masuk radar kuat calon Kapolda Sulteng. Selain itu, nama Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf juga ikut mengemuka dalam dinamika pergantian pucuk pimpinan Polda Sulteng. Namun keputusan akhir justru mengarah kepada Brigjen Pol Nasri yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sulawesi Selatan.

Penunjukan Brigjen Pol Nasri dilakukan dalam rangka rotasi dan penyegaran organisasi di tubuh Polri. Ia menggantikan Endi Sutendi yang dimutasi sebagai Pati Polda Sulteng dalam rangka persiapan purna tugas.

Brigjen Pol Nasri dikenal sebagai perwira dengan pengalaman panjang di bidang reserse maupun manajemen operasional kepolisian. Lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991 itu merupakan satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Sebelum dipercaya menjadi Wakapolda Sulsel, ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis seperti Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, hingga Wakapolda Kalimantan Selatan.

Rotasi tersebut juga berdampak pada sejumlah posisi penting lainnya di tubuh Polri. Jabatan Wakapolda Sulsel yang ditinggalkan Brigjen Pol Nasri akan diisi oleh Gidion Arif Setyawan yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sulawesi Tenggara. Sementara itu, R. Z. Panca Putra S. dipercaya menjabat sebagai Kalemdiklat Polri.

Pergantian pucuk pimpinan Polda Sulteng ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada publik.(*/Alin)