BANGGAIPOST.COM, LUWUK — Program BERANI LANCAR yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mulai menunjukkan keberpihakannya terhadap pemerataan pembangunan di wilayah Banggai Bersaudara. Sejumlah ruas jalan strategis di Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut masuk dalam daftar prioritas pembangunan dan rekonstruksi melalui program infrastruktur senilai Rp604,8 miliar yang diluncurkan tahun ini.
Program yang ditandai dengan groundbreaking pembangunan Ruas Jalan Palu–Kulawi pada 7 Juni 2026 tersebut mencakup 24 paket pekerjaan jalan dan jembatan yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah dengan target penyelesaian hingga akhir 2027.
Di Kabupaten Banggai, ruas Pangkalaseang–Balantak–Sobol, Poh–Siuna–Mayayap–Bualemo, serta Balingara–Longge Atas–Dataran Bulan menjadi bagian dari proyek prioritas. Ketiga ruas tersebut selama ini menjadi jalur penting yang menghubungkan kawasan pesisir, sentra produksi pertanian, hingga wilayah pedalaman.
Sementara itu, Kabupaten Banggai Kepulauan mendapat alokasi pembangunan ruas Sabang–Baas, sedangkan Kabupaten Banggai Laut memperoleh program pembangunan dan penggantian jembatan guna memperkuat konektivitas antarwilayah kepulauan.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang dijalankan pemerintah bukan sekadar proyek fisik, melainkan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
“Ini bukan soal popularitas, bukan mencari simpati, dan bukan untuk dipuji. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada rakyat. Uang rakyat harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang nyata,” tegas Anwar.
Menurutnya, pembangunan jalan yang merata merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang adil bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah, termasuk kawasan Banggai Bersaudara yang selama ini menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah timur provinsi.
Anwar juga menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh ruas jalan provinsi berada dalam kondisi layak dan aman digunakan masyarakat.
“Kalau ada jalan provinsi yang rusak, itu tanggung jawab gubernur. Karena itu saya tidak mau di akhir masa jabatan nanti masih ada jalan provinsi yang berlubang dan tidak layak digunakan masyarakat,” ujarnya.
Masuknya sejumlah ruas strategis di Banggai Bersaudara dalam Program BERANI LANCAR dipandang sebagai langkah penting untuk mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta membuka akses investasi di kawasan timur Sulawesi Tengah.
Bagi Kabupaten Banggai, pembangunan ruas Pangkalaseang–Balantak–Sobol, Poh–Siuna–Mayayap–Bualemo, dan Balingara–Longge Atas–Dataran Bulan memiliki arti strategis karena menjadi akses penghubung berbagai sentra ekonomi, kawasan pesisir, serta wilayah pedalaman yang selama ini membutuhkan peningkatan kualitas infrastruktur.
Selain membangun, Anwar Hafid juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan proyek agar kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
“Kalau ada pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, volumenya kurang, campurannya tidak bagus, laporkan. Itu uang rakyat, sehingga rakyat juga berhak mengawasi,” katanya.
Dengan masuknya ruas-ruas strategis di Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut dalam daftar prioritas, Program BERANI LANCAR diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan infrastruktur yang selama ini menjadi aspirasi masyarakat Banggai Bersaudara sekaligus memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan timur Sulawesi Tengah.(Alin/rdk)












