Berita Utama

RSUD Luwuk Serahkan Masalah Eks Cleaning Service ke Vendor Lama

BANGGAIPOST.COM, LUWUK – Manajemen RSUD Luwuk akhirnya angkat bicara terkait keluhan 15 eks cleaning service yang mengaku diberhentikan tanpa pesangon dan belum menerima gaji bulan Mei 2026.

Kepala Bagian Umum RSUD Luwuk, Erni Banteng, meminta agar persoalan tersebut dikonfirmasi langsung kepada pihak vendor yang sebelumnya mengelola tenaga kebersihan di rumah sakit tersebut.

“Maaf, saya lagi dirawat. Bisa hubungi saja vendornya, Pak Alam,” kata Erni saat dihubungi Banggaipost, Minggu (7/6/2026).

Erni juga memberikan nomor telepon vendor yang dimaksud kepada wartawan. Namun hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak vendor belum membuahkan hasil.

Panggilan telepon yang dilakukan Banggaipost tidak mendapat respons. Begitu pula pesan yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp belum mendapat balasan.

Sebelumnya, sebanyak 15 petugas cleaning service mengaku kehilangan pekerjaan setelah terjadi pergantian pengelolaan jasa kebersihan di RSUD Luwuk. Mereka mengklaim diberhentikan tanpa pemberitahuan sebelumnya, belum menerima gaji bulan Mei 2026 sebesar Rp1,2 juta per orang, serta tidak memperoleh pesangon.

Kasus tersebut mencuat bersamaan dengan diterapkannya sistem manajemen kebersihan baru di RSUD Luwuk yang kini dikelola vendor baru, PT Twin Service Indonesia (TWS).

Tuai Perhatian Warganet

Bagikan: