BANGGAIPOST.COM, LUWUK – Ada-ada saja cara warganet merespons pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Di tengah kabar rupiah yang sempat menyentuh level Rp18.000 per dolar AS, media sosial justru diramaikan dengan kemunculan meme uang pecahan Rp18.000 bergambar Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Meme tersebut viral di berbagai platform seperti Facebook, Instagram, TikTok, hingga X. Sekilas tampilannya menyerupai uang rupiah asli, lengkap dengan gambar Monas, lambang Garuda Pancasila, nomor seri bertuliskan “PRG18002024A”, serta foto Prabowo-Gibran di bagian depan.
Yang membuat banyak orang tersenyum sekaligus mengernyit adalah nominal yang tercetak pada uang tersebut, yakni Rp18.000. Angka itu dianggap menyindir posisi rupiah yang sempat menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS.
Berbagai komentar pun bermunculan dari warganet. Sebagian menjadikannya bahan candaan, sementara yang lain menggunakannya sebagai bentuk kritik terhadap kondisi ekonomi saat ini.
“Dulu targetnya Rp14.000, sekarang malah jadi Rp18.000,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Ada pula yang berseloroh bahwa pecahan baru itu cocok menjadi simbol era rupiah yang sedang tertekan oleh penguatan dolar AS.
Fenomena ini muncul setelah nilai tukar rupiah pada Kamis (4/6/2026) sempat berada di kisaran Rp18.015 hingga Rp18.029 per dolar AS. Pelemahan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari menguatnya dolar AS, ketegangan geopolitik global, kenaikan harga minyak dunia, hingga kekhawatiran pasar terhadap kondisi fiskal dan belanja pemerintah.
Bank Indonesia bersama pemerintah telah mengambil sejumlah langkah untuk menjaga stabilitas rupiah, termasuk intervensi di pasar valuta asing dan kebijakan moneter lainnya.
Meski demikian, meme uang Rp18.000 tersebut bukan merupakan uang resmi dan sepenuhnya merupakan kreasi warganet. Kehadirannya menunjukkan bagaimana media sosial kerap menjadi ruang ekspresi publik dalam menanggapi isu-isu ekonomi yang sedang hangat diperbincangkan.
Di tengah situasi yang serius, kreativitas netizen Indonesia kembali menemukan jalannya sendiri: menyampaikan kritik dan keresahan lewat humor yang cepat viral di dunia maya.(rdk)












