Viral! Keluarga Bocah 3 Tahun Keluhkan Ambulans Program Berani Sehat Tak Bisa Antar Jenazah

BANGGAIPOST, BANGKEP – Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Aziel (3), bocah asal Desa Peling Seasa, Kecamatan Bulagi, Kabupaten Banggai Kepulauan. Di tengah suasana kehilangan tersebut, keluarga mengaku kecewa karena tidak dapat menggunakan ambulans Program Berani Sehat untuk mengantar jenazah almarhum ke lokasi pemakaman di Desa Sosom, Kecamatan Bulagi.

Keluhan itu mencuat setelah diunggah oleh akun media sosial milik Ryan Kamai dan kemudian ramai diperbincangkan warganet. Dalam unggahan tersebut, pihak keluarga menyampaikan bahwa saat meminta bantuan ambulans yang berada di Desa Peling Seasa, mereka mendapat penjelasan bahwa kendaraan tersebut hanya diperuntukkan bagi pelayanan warga yang sakit dan tidak digunakan untuk mengangkut jenazah.

Karena tidak memperoleh layanan ambulans, keluarga akhirnya harus mencari alternatif lain untuk membawa jenazah Aziel menuju Desa Sosom, tempat pemakaman akan dilaksanakan.

Peristiwa tersebut memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warga menyampaikan simpati kepada keluarga sekaligus mempertanyakan kebijakan penggunaan ambulans dalam situasi kedukaan dan kebutuhan kemanusiaan.

Di sisi lain, sejumlah warga juga menyoroti adanya informasi yang beredar bahwa ambulans tersebut pernah digunakan untuk keperluan di luar pelayanan pasien. Hal itu memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi penerapan aturan penggunaan kendaraan operasional tersebut.

Masyarakat berharap pihak pengelola ambulans maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai ketentuan penggunaan ambulans Program Berani Sehat, termasuk apakah kendaraan tersebut dapat digunakan untuk mengantar jenazah dalam kondisi tertentu.

Selain itu, evaluasi terhadap mekanisme pelayanan dinilai penting agar fasilitas publik yang tersedia benar-benar dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, terutama dalam situasi darurat maupun kondisi kedukaan.

Hingga berita ini diterbitkan, Banggai Post masih berupaya menghubungi pihak pengelola ambulans Program Berani Sehat serta instansi terkait untuk memperoleh keterangan dan klarifikasi resmi.(Alin)