BANGGAIPOST.COM, PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggandeng 16 perusahaan tambang untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara melalui skema Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).
Kolaborasi tersebut disampaikan langsung Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, melalui sebuah unggahan Facebook Reel yang memperlihatkan hasil pertemuannya dengan sejumlah perusahaan yang beroperasi di dua daerah penghasil nikel tersebut.
Dalam video itu, Anwar Hafid menyebutkan bahwa pembangunan jalan dilakukan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan dunia usaha agar manfaat keberadaan industri dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Yang kita bangun ini untuk masyarakat. Kita duduk bersama dengan perusahaan-perusahaan dan mereka menyatakan komitmennya membantu pembangunan infrastruktur jalan yang memang sangat dibutuhkan warga,” ujar Anwar Hafid dalam unggahan tersebut.
Berdasarkan penelusuran BanggaiPost.com dari berbagai sumber, total dana CSR yang berhasil dihimpun dalam program tersebut mencapai sekitar Rp355 miliar.
Dana tersebut berasal dari 16 perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Morowali dan Morowali Utara.
Namun demikian, skema yang diterapkan bukan berupa penyerahan uang tunai kepada pemerintah daerah.
