Opini

Tiga Kali Membangun WBK: Menguji Kepemimpinan Brigjen Mohammad Benriyadin di Korem 051/Wijayakarta

Dalam kerangka Zona Integritas, Si Pitung dikembangkan sebagai platform pengendalian dan pengawasan tiga jenis patroli: patroli berkendaraan, patroli jalan kaki, dan patroli menggunakan drone. Platform ini ditujukan untuk membantu komandan satuan di bawah Korem 051 memperoleh perkembangan situasi secara waktu nyata (real-time), sehingga respons terhadap kondisi di tengah masyarakat tidak semata-mata bergantung pada laporan masyarakat.

Tujuan tersebut relevan dengan kebutuhan koordinasi dan respons kewilayahan. Namun, efektivitas Si Pitung perlu dinilai berdasarkan hasil yang dapat diukur. Apakah platform tersebut mempercepat respons, meningkatkan ketepatan informasi, dan memperbaiki koordinasi antarsatuan?

Evaluasi juga perlu mencakup keandalan sistem, mekanisme pelaporan, pembagian tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap ketentuan keamanan informasi.

Jika terbukti efektif, Si Pitung layak dipertahankan dan disempurnakan. Jika masih memiliki kelemahan, perbaikan perlu dilakukan berdasarkan hasil evaluasi. Dengan pendekatan tersebut, inovasi tidak dipertahankan semata-mata karena pencetusnya, tetapi karena manfaatnya bagi organisasi.

Mengukur Kepemimpinan dari Warisan Kelembagaan

Keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh capaian selama masa jabatan, tetapi juga oleh kemampuan membangun sistem yang tetap berfungsi setelah ia berpindah tugas.

Bagikan: