“Kami tidak memasukan lagi mereka yang telah tercover bantuan sosial lain, seperti PKH,” tutur Didi.
Senada dengan penjelasan Kepala Disdikbud, Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanudin Masulili, MM dalam arahannya sebelum menyerahkan bantuan secara simbolis, mengungkapkan bahwa pengadaan buku tabungan, selain untuk mempersiapkan biaya pendidikan ke depan, dapat pula memperkenalkan anak didik kita dengan model transaksi elektronik yang saat ini marak digunakan.

“Sekarang pembayaran sudah digital, beli apapun tinggal transfer, nah di era modern seperti ini, apalagi kedepan zaman semakin canggih, anak-anak kita haruslah paham dan mampu melakukan transaksi semacam itu,” tutur Wabup.
Drs. H. Furqanudin Masulili selanjutnya mempertegas kembali salah satu poin pada visi Pemkab Banggai yaitu peningkatan sumber daya manusia, dimana pendidikan yang tinggi, akan mempersiapkan generasi muda di banggai untuk menghadapi persaingan di dunia kerja.
“Saya harap jangan buru-buru dicairkan, silahkan di tabung sedikit demi sedikit, kalau memang butuh silahkan digunakan, tetapi ingat untuk mengembalikannya lagi,” pinta Wabup.(Dkf)
