Yang harus kita camkan, APBD bukan milik birokrasi. APBD adalah uang rakyat. Maka ketika rakyat makin kurus karena tekanan ekonomi, jangan biarkan “Mami” pemerintah justru semakin gemuk. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus mampu menjawab satu pertanyaan sederhana: apa manfaatnya bagi rakyat? Jika jawabannya tidak cukup kuat, mungkin memang sudah waktunya anggaran itu dipangkas dan dialihkan kepada kebutuhan yang lebih mendesak.(*)
“Mami Gemuk” yang Meremukan Hati Rakyat
Baca Juga: Pungutan Liar vs Pungutan Terang-terangan
