“Kalau memang murni karya desain, seharusnya tidak sulit untuk menunjukkan prosesnya. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik,”
BANGGAIPOST, LUWUK – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Banggai yang mengusung tema “Bergerak Maju, Tumbuh Bersama” justru diwarnai polemik. Logo resmi hasil sayembara yang digelar pemerintah daerah melalui Dinas Kominfo memicu perdebatan luas di media sosial.
Sorotan publik muncul setelah sebuah akun Facebook mengunggah logo pemenang dan mempertanyakan orisinalitasnya. Warganet menilai, desain tersebut diduga kuat merupakan hasil kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), bukan murni karya manual desainer.
Sejumlah indikator teknis menjadi dasar kecurigaan. Mulai dari kompleksitas gradasi warna emas yang dinilai terlalu detail untuk ukuran logo vektor, hingga adanya ketidakkonsistenan bentuk pada beberapa elemen visual seperti angka “66” dan ornamen pendukung.
Tak hanya itu, gaya visual yang menyerupai image generator dengan efek pencahayaan dramatis dan detail berlebihan juga dinilai tidak lazim dalam standar desain logo yang umumnya mengedepankan kesederhanaan dan kemudahan reproduksi.
Reaksi publik pun beragam. Di kolom komentar media sosial penyelenggara, netizen ramai-ramai meminta transparansi. Mereka mendesak panitia dan dewan juri untuk membuka file mentah (source file) serta proses pembuatan logo guna memastikan keaslian karya.
“Kalau memang murni karya desain, seharusnya tidak sulit untuk menunjukkan prosesnya. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Polemik ini sekaligus membuka diskusi lebih luas terkait etika penggunaan AI dalam sayembara desain. Di satu sisi, teknologi tersebut dianggap sebagai alat bantu. Namun di sisi lain, penggunaan AI secara instan tanpa proses kreatif dinilai mengaburkan nilai orisinalitas dan profesionalisme.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak penyelenggara maupun pemenang sayembara. Publik kini menanti penjelasan terbuka guna meredam polemik yang dinilai mencederai semangat perayaan HUT ke-66 Kabupaten Banggai.(Alin)












