Berita Utama

Hadiri Panen Raya Padi di Banggai, Mendagri Dukung Pembangunan Pabrik Pupuk

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, saat menghadiri Panen Raya Padi di Kabupaten Banggai.[Foto:Diskominfo]

Di tengah situasi yang tidak menentu itu, Mendagri mengatakan, pertumbuhan ekonomi dan tekanan inflasi di Indonesia justru mampu dikendalikan.

“Inflasi kita terjaga di angka 4,3 persen. Kalau di bawah 10 persen, artinya masih relatif terkendali. Di bawah 5 persen, stabil,” kata Mendagri.

Pada kesempatan itu, Bupati Amirudin menyampaikan permasalahan terkait ketersedian pupuk yang kurang memadai dan kerap dikeluhkan oleh para petani.

Untuk mengatasi kelangkaan pupuk, Bupati Amirudin ingin memanfaatkan amonia hasil produksi industri gas alam dengan membangun pabrik pupuk di Kabupaten Banggai.

“Bahkan target saya ketika awal-awal jadi bupati, saya ingin 10 ton (produksi padi) per hektare, tetapi sampai saat ini belum dapat tercapai karena terkendala ketersediaan pupuk. Kabupaten Banggai termasuk penghasil amonia terbesar, oleh sebab itu, mudah-mudahan dengan dorongan bapak menteri, amonia yang ada ini bisa dibuat pabrik pupuk,” kata Bupati Banggai.

Merespons niatan tersebut, Mendagri berjanji akan memfasilitasi. Bupati Amirudin diminta untuk menyiapkan konsep dan data-data pendukung yang nantinya akan dipresentasikan di kementerian terkait.

“Nanti kita undang semua (menteri terkait) supaya mereka diyakinkan bahwa kalau dibangun, (pabrik) pupuk itu akan menguntungkan negara, menguntungkan rakyat,” kata Mendagri.

Bagikan: