,”Kondisi ini menjadi Perhatian Pemda Banggai, untuk wujudkan pemerataan pendidikan khususnya di wilayah Bualemo dan Kepala Burung. Sebab problem pendidikan di kedua wilayah ini begitu komplit,”harapnya.
Belum lagi soal ketersediaan tenaga pendidik. Laporan yang kerap diterima kata Batia, jumlah guru yang berstatus ASN sangat minim dibanding honorer.
,”Bahkan ada sekolah Guru ASNnya cuma 1. Yang lainnya honor, bagaimana bisa maksimal untuk menjamin kualitas anak didik?. Inilah menjadi perhatian kita untuk merumuskan dalam program skala prioritas, khusunya disektor pendidikan,”pungkasnya. (NS)
