Iklan Banggai Post
Editorial

Mengglorifikasi yang Kecil dan Mengerdilkan yang Besar

Dalam rapat Banggar DPRD Banggai, terungkap bahwa anggaran untuk honor PPPK dan petugas yang bekerja di 16 pasar hanya mampu menutup pembayaran hingga Juni 2026. Masih dibutuhkan sekitar Rp1,2 miliar untuk membiayai honor hingga 2027.

Ini bukan persoalan kecil bagi mereka yang menerima honor tersebut. Bagi pejabat yang berbicara dalam angka miliaran, Rp1,2 miliar mungkin terlihat sebagai angka yang relatif kecil. Tetapi bagi seorang petugas pasar yang menggantungkan kebutuhan rumah tangganya dari honor bulanan, keterlambatan pembayaran bukan angka. Itu adalah dapur. Itu adalah biaya sekolah anak. Itu adalah kebutuhan sehari-hari.

Maka jangan sampai pemerintah membesarkan cerita tentang kemampuan membayar sebagian hak pegawai, tetapi mengecilkan cerita tentang hak-hak lain yang belum tertunaikan.

Lalu datang cerita dari RSUD

Di tengah perdebatan soal fiskal dan gaji, muncul pula persoalan yang jauh lebih sederhana: karcis parkir. Seorang warga mempertanyakan pungutan Rp20 ribu setelah karcis parkirnya dinyatakan hilang. Warga tersebut bahkan tidak keberatan membayar apabila memang ada ketentuan resmi yang mengaturnya. Yang dipersoalkan justru sederhana: dasar regulasinya apa?

Bagikan: