Iklan Banggai Post
Editorial

Mengglorifikasi yang Kecil dan Mengerdilkan yang Besar

Tetapi di sinilah kita perlu membedakan antara menjalankan kewajiban dan menciptakan prestasi dari sebuah kewajiban.

Gaji pegawai bukan hadiah pemerintah kepada pegawai. Bukan pula bentuk kemurahan hati kepala daerah. Gaji adalah hak yang melekat pada pekerjaan dan kewajiban pemerintah sebagai pemberi kerja untuk menganggarkannya dan membayarkannya sesuai ketentuan.

Karena itu, ketika kemampuan membayar gaji kemudian diposisikan sedemikian rupa sebagai sebuah prestasi politik pemerintahan, publik berhak bertanya: sebenarnya apa yang sedang dirayakan?

Pemerintah membayar gaji karena memang harus membayar gaji. Jika pembayaran hak pegawai kemudian diglorifikasi sebagai sebuah keberhasilan luar biasa, kita khawatir ukuran keberhasilan pemerintahan menjadi terlalu rendah.

Pemerintahan seharusnya tidak berhenti pada pertanyaan: “Apakah gaji pegawai bisa dibayar?” Pertanyaan yang lebih penting adalah: “Apakah uang rakyat yang dibelanjakan untuk membayar pegawai itu menghasilkan pelayanan publik yang semakin baik?”

Sungguh keberhasilan pemerintah bukan semata-mata kemampuan membayar birokrasi. Ukuran keberhasilannya adalah apa yang dirasakan masyarakat setelah uang publik itu dibelanjakan. Ironisnya, pada saat keberhasilan pembayaran gaji PPPK dibesarkan, pada sisi lain masih ada persoalan honor sejumlah petugas yang justru belum terselesaikan.

Bagikan: