Ke depan, keberlanjutan program diarahkan melalui penguatan kelembagaan kelompok tani, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perbaikan tata kelola organisasi, dan pembentukan sistem kerja kelompok yang lebih terstruktur. Kolaborasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan, pemerintah desa, serta pemangku kepentingan lain terus digalakkan. Kelompok penerima manfaat diharapkan mampu mengelola dan mengembangkan program secara mandiri melalui kelembagaan desa, koperasi, BUMDes, atau lembaga lain yang relevan. Tujuannya agar manfaat program tetap berjalan meski dukungan perusahaan berkurang, sehingga petani semakin mandiri dalam mengembangkan usaha pertaniannya.
Program saat ini difokuskan di Desa Kayowa. Namun keberhasilan yang dicapai diharapkan menjadi pembelajaran dan memiliki potensi untuk direplikasi di desa-desa lain di sekitar wilayah operasi PT Pertamina EP.(*)
