Ekonomi dan Bisnis

Dengan Bioferdom, Harapan Menguning Bersama Tongkol Jagung


Di Kayowa, Batui, Kabupayen Banggai, jagung yang menguning bukan hanya hasil panen. Ia adalah asa yang berpendar di wajah para petani dan keluarganya yang menggantungkan hidupnya pada hasil panen jagung. Ketika tanah memberi lebih dan pengetahuan menuntun langkah, yang tumbuh bukan sekadar tanaman, melainkan kesempatan untuk menatap musim berikutnya dengan lebih tenang. 

Laporan: Nasri Sei, BANGGAIPOST.COM


Embun masih menempel di daun jagung ketika matahari baru saja mengintip di atas Desa Kayowa, Kecamatan Batui. Angin pagi yang sepoi membawa aroma tanah basah dan dedaunan yang mulai menguning. Di antara barisan tanaman yang menjulang, wajah-wajah petani terlihat cerah. Benny tersenyum lebar, kedua tangannya memegang tongkol jagung yang baru saja dipetik, matanya berbinar seolah tak percaya betapa lebat hasil yang didapat. Di sebelahnya, Anto tertawa kecil sambil mengusap keringat di dahi, wajahnya yang biasanya serius kini dipenuhi kelegaan. Para petani lain ikut bergembira, saling berbagi cerita di tengah ladang yang kini menjadi saksi harapan mereka.

Bagikan: