Pada akhirnya, keberhasilan penerapan AI dalam evaluasi SAKIP tidak diukur dari kecanggihan aplikasinya, melainkan dari sejauh mana teknologi tersebut mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, memperbaiki kualitas pengambilan keputusan pemerintah, dan menghadirkan pelayanan publik yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sebab, AI bukan sekadar alat untuk mempercepat evaluasi. Lebih dari itu, AI merupakan instrumen untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah benar-benar memberikan nilai tambah bagi rakyat. (RBP)
