— IKLAN —
Iklan Untika Luwuk

Kondisi Bangunan SD Inpres 2 Baya Memprihatinkan, Bertahun-tahun Rusak Belum Tersentuh Perbaikan

— IKLAN —
Iklan Untika Luwuk

BANGGAIPOST, LUWUK TIMUR – Potret kerusakan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Banggai kembali menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Setelah sebelumnya Banggaipost.com memberitakan kerusakan SD Inpres Lauwon di Desa Indang Sari, Kecamatan Luwuk Timur, tim kembali menemukan kondisi serupa yang tak kalah memprihatinkan di SD Inpres 2 Baya.

Temuan ini memperlihatkan bahwa persoalan sarana pendidikan di sejumlah wilayah Kabupaten Banggai masih menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya terselesaikan. Di tengah berbagai agenda pembangunan daerah, masih terdapat sekolah dasar yang harus menjalankan proses belajar mengajar dengan kondisi bangunan yang memerlukan perhatian serius.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan bangunan SD Inpres 2 Baya terlihat pada bagian atap dan plafon yang jebol di sejumlah titik. Rangka kayu penyangga atap tampak lapuk akibat usia bangunan, sementara dinding beberapa ruang kelas mengalami retak. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik apabila tidak segera ditangani.

Selain ruang belajar, fasilitas toilet sekolah juga tampak tidak terawat. Area tersebut dipenuhi semak belukar dan sampah sehingga tidak lagi memberikan kenyamanan bagi warga sekolah.

Warga sekitar menyebut kondisi tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa adanya rehabilitasi yang signifikan. Mereka berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai segera melakukan peninjauan dan mengalokasikan anggaran perbaikan.

“Kalau dibiarkan terus seperti ini, kami khawatir sewaktu-waktu bagian bangunan bisa roboh dan membahayakan siswa maupun guru,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Menurut warga, sekolah dasar sebagai fasilitas pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar. Karena itu, mereka meminta pemerintah tidak menunggu hingga terjadi insiden yang dapat mengancam keselamatan warga sekolah.

Rangkaian temuan kerusakan sekolah ini menjadi ironi menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Banggai yang akan dipusatkan dalam berbagai kegiatan seremonial. Di satu sisi, pemerintah menyiapkan perayaan yang meriah, sementara di sisi lain masih terdapat sekolah-sekolah yang membutuhkan rehabilitasi agar peserta didik dapat belajar dengan aman dan layak.

Temuan-temuan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah agar pembangunan sektor pendidikan, khususnya rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah, mendapat perhatian yang lebih besar dalam penyusunan prioritas anggaran.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SD Inpres 2 Baya maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai terkait rencana perbaikan bangunan sekolah tersebut. Banggaipost.com masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut.(Alin)

— IKLAN —
Iklan Untika Luwuk