Penjamah Makanan dan Dapur Jalani Skrining Kesehatan Berkala


Dinas Kesehatan Balut Perketat Pengawasan MBG


 

BANGGAIPOST, BALUT – Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Laut terus memperketat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pasca kasus dugaan keracunan pangan di Desa Lambako.

Sebagai tindak lanjut, Dinkes Balut melakukan skrining kesehatan terhadap tenaga kerja penjamah makanan dan dapur di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG di wilayah Kabupaten Banggai Laut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Laut, Aryanto A. Latta, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan staf Dinas Kesehatan, pihak Puskesmas, dokter, petugas kesehatan, bagian gizi hingga kesehatan lingkungan (Kesling).

“Kami bersama staf Dinas Kesehatan, Puskesmas, dokter, bagian gizi dan Kesling melakukan skrining kesehatan bagi tenaga kerja penjamah makanan dan dapur di semua SPPG MBG di wilayah Kabupaten Banggai Laut,” ujar Aryanto, Kamis (15/5).

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan guna memastikan seluruh tenaga kerja dalam kondisi sehat dan layak menangani makanan yang akan disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.

“Kegiatan skrining kesehatan ini dilakukan setiap tiga bulan agar memastikan kesehatan tenaga kerja penjamah makanan di setiap SPPG MBG tetap sehat dan terkontrol dengan baik,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya berupaya agar pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan lebih rutin setiap bulan.

“Tetapi saya mau upayakan setiap bulan,” tambahnya.

Aryanto menegaskan langkah tersebut penting dilakukan demi menjaga kualitas makanan tetap higienis, aman dan sehat untuk dikonsumsi masyarakat.

Selain itu, ia menyebut seluruh tenaga kerja di setiap SPPG MBG juga telah mendapatkan jaminan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sehingga memudahkan pemantauan kondisi kesehatan secara berkala.

“Tujuannya agar kita bisa memastikan semua tenaga kerja di setiap SPPG MBG terkontrol kesehatannya,” tutup Aryanto.(Alin)