KSBSI Sulteng Mandatkan Hermanius Burunaung Konsolidasi Buruh di Luwuk Banggai

BANGGAIPOST, PALU – Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengambil langkah strategis untuk memperkuat gerakan buruh di wilayah timur Sulawesi, khususnya di Luwuk Banggai.
Melalui Surat Mandat Nomor: 032/Korwil.KSBSI.Sulteng/IV/2026, Koordinator Wilayah KSBSI Sulteng, Henri Hutabarat, secara resmi menunjuk Hermanius Burunaung untuk memimpin proses konsolidasi buruh di Kabupaten Banggai.

Penunjukan ini dinilai sebagai respons cepat organisasi terhadap dinamika ketenagakerjaan yang semakin kompleks di wilayah dengan pertumbuhan industri dan jasa seperti Luwuk.
Dalam mandat tersebut, Hermanius dipercaya sebagai calon pengurus DPC Federasi SBSI Kabupaten Luwuk Banggai. Ia diberi tanggung jawab utama untuk melakukan pembinaan kembali Pengurus Komisariat (PK) yang masih aktif di berbagai perusahaan.

Selain itu, Hermanius juga diinstruksikan untuk mengintensifkan sosialisasi pentingnya berserikat bagi para pekerja. Langkah ini bertujuan menciptakan hubungan industrial yang harmonis namun tetap kritis, sehingga buruh memiliki posisi tawar yang seimbang.
Tak hanya pembinaan, ekspansi organisasi juga menjadi fokus utama. Hermanius diberi kewenangan membentuk komisariat baru, baik di sektor formal maupun informal, guna memperluas jangkauan advokasi KSBSI di wilayah Banggai.

Dalam pelaksanaan tugas, ia diwajibkan melakukan koordinasi intensif dengan Korwil KSBSI Sulteng serta melaporkan perkembangan secara berkala agar tetap sesuai dengan AD/ART organisasi.
Henri Hutabarat menegaskan, mandat tersebut berlaku selama enam bulan sebagai masa evaluasi kinerja.
“Mandat ini adalah instrumen resmi organisasi untuk memastikan KSBSI tetap hadir dan kuat di Banggai,” tegasnya.

Namun demikian, KSBSI juga memberikan peringatan tegas bahwa mandat dapat dicabut sewaktu-waktu apabila ditemukan pelanggaran atau penyimpangan dari garis organisasi.
Langkah ini diprediksi akan memberi warna baru dalam peta gerakan buruh di Kabupaten Banggai, mengingat kawasan Luwuk merupakan pusat ekonomi strategis dengan berbagai investasi di sektor migas, perkebunan, dan pertambangan.

Sementara itu, Hermanius Burunaung menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dan berkomitmen melakukan pemetaan persoalan ketenagakerjaan serta merangkul kembali basis-basis buruh yang belum terorganisir.
Dengan mandat ini, KSBSI Sulteng berharap lahir gerakan buruh yang lebih kuat, profesional, dan mampu memperjuangkan kesejahteraan pekerja secara berkeadilan di Banggai.(Alin)