“Untuk itu, saya sampaikan kepada seluruh pemerintah Kabupaten/Kota agar segera mengambil langkah-langkah konkret dengan melibatkan stakeholder terkait, agar target- target kinerja kita dapat tercapai sesuai dengan harapan,” kata pria kelahiran 1950 itu.
Guna mendukung percepatan reformasi birokrasi, kata Gubernur Rusdy Mastura, pemerintah daerah juga dituntut harus mampu memberikan pelayanan publik yang prima serta harus mampu melakukan berbagai terobosan agar pelayanan semakin cepat dan mudah di tengah era disrupsi saat ini.
“Membangun tata kelola pemerintahan yang cerdas merupakan suatu keharusan, dan diharapkan pelayanan publik tidak lagi dilakukan secara manual, namun berbasis digital dengan sistem tata kelola pemerintahan yang berbasis elektronik,” jelasnya.
“Perkembangan penyelenggaraan pelayanan publik saat ini wajib menganut paradigma new publik service dimana masyarakat merupakan pusat dari penyelenggaraan pelayanan publik. Aspirasi masyarakat menjadi referensi utama dalam menentukan arah kebijakan dan pembangunan sistem pelayanan publik,” tambah Gubernur Rusdy Mastura.
“Semoga melalui rakor ini dapat melahirkan rekomendasi yang nantinya disampaikan dan dilaporkan kepada saya untuk dapat ditindaklanjuti agar apa yang menjadi kendala-kendala kita
bersama dapat dicarikan solusi demi mewujudkan sulawesi tengah yang lebih sejahtera dan lebih maju,” tutupnya. (IK)
