
Dalam makna generik, membangun adalah refleksi dari keinginan insani untuk mencapai aspirasinya yang paling humanistik. Aspirasi tersebut pada dasarnya berupa peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Secara hakiki, upaya pembangunan yang sedang ditempuh saat ini dapat dilakukan dengan mendayagunakan berbagai sumberdaya potensial yang tersedia disetiap wilayah maupun yang dapat diusahakan dari luar wilayah yang bersangkutan.
Sumber daya potensial itu berupa Sumber Daya Alam (Natural Resoure), Sumber Daya Manusia (Human Resource) dan Sumber Daya Buatan (Man-Made Resource).
Secara etimologis, membangun Spirit (jiwa) adalah bagian yang paling penting dari serangkaian kegiatan pembangunan. Jiwa (Spirit) akan sangat mewarnai watak dan karakter yang dibarengi moralitas dan budi pekerti yang baik.
Dalam beragam referensi jiwa atau spirit diterjemahkan sebagai Sikap mental yang ditandai dengan integritas dan ketegasan. Kehendak membangun Kabupaten Banggai adalah cita-cita bersama, untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berbudaya.
Implementasi program pembangunan tentunya memerlukan jiwa (spirit) dan nilai-nilai yang relevan. Jiwa yang dibutuhkan adalah sikap mental yang ideal dibangun atas dasar pengalaman , tujuan dan cita-cita masyarakat Banggai.
