![ESSA PT.Panca Amara Utama (PAU), kembali lepas liarkan 35 satwa endemik Sulawesi burung maleo (macrocephalon) di suaka margasatwa Bakiriang, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Sulteng Jumat (17/09/2021).[Foto:Istimewa]](https://banggaipost.com/wp-content/uploads/2021/09/IMG-20210917-WA0086.jpg)
Upaya ini, sebagai wujud kepedulian terhadap satwa endemik Sulawesi burung maleo (macrocephalon) yang terancam punah.
Sejak berdirinya pusat penangkaran dan konservasi ESSA PT.Panca Amara Utama pada tahun 2016, yang bekerja sama dengan Prof. Mobius Tanari Tenaga Ahli Maleo telah berhasil melepas liarkan 200 ekor burung maleo di kawasan Suaka Margasatwa Kecamatan Batui, Batui Selatan, dan Toili.
Dalam pusat penangkaran dan konservasi itu dilakukan proses penetasan, pembesaran, reproduksi hingga pelepasan.
Pada kegiatan pelepasan burung maleo, Prof. Mobius menyampaikan bahwa ada 35 ekor Burung Maleo yang akan di lepas liarkan hari ini dari hasil tetasan inkubator di penangkaran maleo ESSA PT. PAU.
“Dari hasil tetasan inkubator hari ini kami lepas 35 ekor Maleo di suaka margasatwa bakiriang, yang total keseluruhan dari pelepasan sejak tahun 2016 kami berhasil melepas liarkan 200 ekor burung maleo di habitat aslinya” ungkap mobius
