Berita Utama

Jika Tak Digendong K3S, Banggai Berpotensi Siapkan Rp1,07 Triliun untuk Ambil PI 10 Persen

Ia menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan SKK Migas, penyelesaian proses PI ditargetkan paling lambat pada November 2027. “Kalau sudah ada persetujuan dari K3S, prosesnya langsung berjalan. Target November 2027 tidak boleh terlewati karena jika terlambat, kesempatan itu bisa hilang,” tegasnya.

Namun, informasi yang diterima Banggai Postย  di tengah pembahasan tersebut, berkembang pula isu mengenai kemungkinan perubahan operator Wilayah Kerja Senoro-Toili setelah berakhirnya masa operasi JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi pada akhir 2027.

Seorang politisi di Kabupaten Banggai yang meminta namanya tidak dipublikasikan mengaku memperoleh informasi bahwa pengelolaan lapangan nantinya akan dilakukan sepenuhnya oleh Pertamina EP. “Info yang kami terima, lapangan ini akan dikelola full oleh Pertamina EP,” ungkapnya.

Namun hingga berita ini diturunkan, Banggaipost.com belum memperoleh konfirmasi resmi dari SKK Migas maupun Pertamina terkait benar atau tidaknya informasi tersebut. Sementara data menunjukan kontrak Wilayah Kerja Senoro-Toili yang saat ini dioperasikan oleh JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi. telah resmi diperpanjang hingga tahun 2047 (mulai Desember 2027) dengan skema Cost Recovery PSC, dan operator tetap adalah JOB tersebut.

Bagikan: