Desa

Sekitar 30 Hektare Sawah di Luwuk Timur Gagal Panen, POPT Klaim Belum Sampai 5 Hektare, Petani Minta Cek Lapangan

BANGGAIPOST.COM, LUWUK TIMUR

Perbedaan data mengenai luas areal sawah yang mengalami gagal panen akibat serangan hama tikus mencuat di Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai. Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) UPT Pertanian Luwuk Timur mengklaim luas kerusakan tanaman padi atau puso belum mencapai lima hektare.

“Selamat siang Pak, saya baru baca beritanya sudah diunggah ya? Untuk klarifikasi, sebagai pengamat, luas serangan atau skala kerusakan (puso) itu belum sampai lima hektare,” ujar petugas POPT kepada Banggaipost.

Pernyataan tersebut berbeda dengan keterangan para petani yang ditemui Banggaipost di lapangan, Sabtu (18/7/2026).

Salah seorang petani di MPP Desa Baya, Sunardi alias Bambang, mengatakan luas sawah yang mengalami gagal panen diperkirakan mencapai sekitar 30 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar lima hektare merupakan lahan miliknya.

“Kalau yang gagal panen sekitar kurang lebih 30 hektare, Pak. Sawah saya sendiri yang rusak dan gagal panen sudah lima hektare, belum termasuk sawah petani lainnya,” ungkap Sunardi.

Sunardi menilai klaim POPT yang menyebut luas kerusakan belum mencapai lima hektare tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Bagikan: