
BANGGAI POST, BALUT- Pengadaan baju dan topi stunting menggunakan Dana Desa (DD) saat ini menjadi perhatian publik Banggai Laut. Apalagi pengadaan baju dan topi stunting telah diberitakan oleh salah satu media online. Dimana dalam pemberitaan tersebut, Kepala Bidang Pemerintahan Desa Sufyadi Kaepa mengatakan, bahwa keuntungan pengadaan baju dan topi stunting dibuatkan kembali baju dan topi stunting yang dibagikan ke unsur Forkopimda, Kepala OPD-OPD dan Pendamping Desa.
Pada media ini, Adi sapaan akrab Sufyadi Kaepa mengungkapkan, bahwa pembuatan baju dan topi stunting untuk unsur Forkompinda, OPD dan Pendamping Desa disebabkan tidak adanya anggaran di daerah untuk pengadaan baju dan topi tersebut.
“Kan tidak mungkin launching stunting di Kabupaten yang gunakan baju hanya peserta kegiatan. Para unsur Forkopimda, Kepala-kepala OPD dan Pendamping desa tidak ada. Sehingga keuntungan dari pengadaan baju dan topi itulah yang kemudian diambil untuk pengadaan baju dan topi untuk Forkopimda, Kepala-kepala OPD dan Pendamping desa. Sehingga total pengadaan baju dan topi itu, untuk desa 1.260 pasang ditambah unsur Forkopimda, OPD dan pendamping desa 120 pasang. Jadi keseluruhannya 1.380 pasang,” ungkapnya, Jum’at (22/7).
