Berita Utama

MORATORIUM DAPUR BARU MBG, BANGGAI LAUT BERPELUANG MASUK PRIORITAS EKSPANSI DAERAH 3T

Sebagai kabupaten kepulauan dengan tantangan distribusi pangan dan akses layanan yang terbatas, Banggai Laut memiliki kebutuhan yang cukup besar terhadap program peningkatan gizi masyarakat. Program MBG memang telah berjalan di beberapa titik, tetapi cakupan penerima manfaat masih dinilai belum optimal dibanding kebutuhan riil di lapangan.

Wilayah ini juga masih menghadapi tantangan penurunan stunting serta peningkatan layanan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak sekolah.

Kondisi geografis yang terdiri dari pulau-pulau kecil membuat biaya distribusi bahan pangan dan operasional program relatif lebih tinggi dibanding daerah daratan. Karena itu, masa moratorium dapat dimanfaatkan pemerintah daerah untuk memperkuat kesiapan infrastruktur, memetakan lokasi strategis pembangunan dapur, termasuk kemungkinan pengembangan dapur satelit, serta memastikan rantai pasok bahan pangan lokal berjalan berkelanjutan.

Selain itu, peluang keterlibatan pelaku usaha lokal dinilai semakin terbuka. Sebelumnya, sempat muncul keluhan dari sejumlah pihak terkait pengelolaan titik dapur yang lebih banyak diberikan kepada investor dari luar daerah. Dengan adanya evaluasi nasional, pemerintah daerah memiliki kesempatan lebih besar untuk mendorong partisipasi pelaku usaha lokal dalam program tersebut.

Bagikan: