BGN menegaskan bahwa kebijakan saat ini diarahkan pada pembenahan dapur yang sudah ada, penajaman sasaran penerima manfaat, serta persiapan ekspansi yang lebih terukur.
Karena itu, pemerintah daerah diharapkan memanfaatkan masa evaluasi ini untuk memperkuat koordinasi dengan BGN dan satgas terkait, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong keterlibatan UMKM dan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok program.
Dengan statusnya sebagai daerah 3T dan masih besarnya kebutuhan layanan gizi masyarakat, Banggai Laut dinilai memiliki peluang untuk masuk dalam prioritas pengembangan program MBG ketika moratorium pembangunan dapur baru dicabut.(Rdk)
