Berita Utama

MORATORIUM DAPUR BARU MBG, BANGGAI LAUT BERPELUANG MASUK PRIORITAS EKSPANSI DAERAH 3T

Banggai Laut juga dapat mengambil pelajaran dari pelaksanaan MBG di daerah lain.

Di Banggai Kepulauan (Bangkep), misalnya, program MBG telah menjangkau lebih dari 22 ribu penerima manfaat melalui sekitar 12 dapur operasional. Namun pelaksanaannya sempat diwarnai kasus keracunan massal yang terjadi pada September 2025 dan kembali muncul pada Maret 2026.

Insiden tersebut mendorong evaluasi ketat terhadap standar sanitasi, prosedur operasional, pelatihan penjamah makanan, hingga sertifikasi Standar Laik Hygiene Sanitasi (SLHS). Pengawasan lintas sektor yang melibatkan BGN, Dinas Kesehatan, kepolisian, dan satgas pengawas juga diperketat.

Sementara itu, di Kabupaten Banggai, program MBG relatif lebih mapan. Sejumlah dapur, termasuk di wilayah Toili, telah melayani ribuan siswa dan memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan hasil pertanian, perikanan, serta pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

Meski beberapa dapur sempat dihentikan sementara untuk penyesuaian standar operasional, pelaksanaan program di Kabupaten Banggai menunjukkan bahwa pengelolaan yang baik dapat memberikan manfaat ganda, baik dari sisi gizi maupun ekonomi lokal.

Pengalaman Bangkep dan Banggai menjadi referensi penting bagi Banggai Laut untuk menyiapkan sistem yang lebih matang sebelum perluasan program kembali dibuka.

Menunggu Ekspansi Berikutnya

Bagikan: