PELING TENGAH, BANGGAIPOST.COM
Sebuah foto yang dibuat lebih dari seabad lalu membuka kembali jejak sejarah tradisi spiritual masyarakat Banggai Kepulauan. Foto karya etnografer Swedia Walter Kaudern itu merekam sebuah bangunan tradisional di Peling Timur yang dikenal dengan nama Utamalangong atau Oetamalangong. Dokumentasi tersebut menjadi petunjuk penting untuk menelusuri keberadaan ruang ritual dan sistem kepercayaan masyarakat Banggai pada awal abad ke-20.
Katalog Museum of World Culture di Swedia mencatat foto tersebut bertanggal Februari 1920, berlokasi di Tinangkong, dan berjudul โTempel (octamalangong)โ. Keterangan katalog menyebut bangunan itu berkaitan dengan pelaksanaan mantra atau seruan ritual. Foto tersebut kemudian diterbitkan dalam buku Kaudern, I Celebes obygder, jilid II, halaman 371, gambar 160.
Foto itu memperlihatkan bangunan panggung dengan tiang-tiang kayu, lantai terbuka, serta atap dari bahan alam. Sejumlah orang tampak berada di sekitar bangunan tersebut. Meski bentuk fisiknya dapat diamati, fungsi bangunan secara terperinci tidak bisa dipastikan hanya berdasarkan gambar. Untuk memahaminya, foto tersebut perlu dibaca bersama catatan etnografi sezaman dan pengetahuan masyarakat setempat.
