Kedua, Gerakan Banggai membangun dapat dimaknai pembagunan yang harmoni. Potensi kekuatan dan peran antara masyarakat, Pemerintah Daerah dan dunia usaha adalah orkesra pembangunan yang saling menguntungkan (Win-win Condition) dan bukan saling menyingkirkan (Win-Loss) dalam mengejar kemajuan ekonomi. Jika hal ini diterapkan maka akan terwujud perekonomian yang saling tergantung, bukan ekonomi yang berjalan sendiri-sendiri (Independency Economy)
C. Strategi Implementasi
Pertama, pembangunan sektor agribisnis yang digerakkan oleh SDM dan modal sosial. Pada tahap ini, program-program penting antara lain optimalisasi pemanfaatan lahan tidur, perluasan areal pertanian dan perkebunan, program peningkatan populasi ternak, program penyuluhan cara bertani/beternak/penangkapan ikan, penyediaan sarana produksi (Bibit, benih dan pupuk)program penguatan kelembagaan dan organisasi pasar reguler dan penyediaan kredit usaha Tani.
Tahap kedua, pembangunan yang digerakkan oleh barang-barang modal, SDM yang terampil dan budaya bisnis Kewirausahaan. Program-program pada tahap ini antara lain, program peningkatan kemampuan manejerial SDM, program pengembangan budaya bisnis kewirausahaan, program pengembangan industri pengolahan , program pengembangan organisasi dan jaringan usaha, program perluasan jaringan telepon, listrik dan air bersih, program pengembangan lembaga pembiayaan agribisnis .
