Berita Utama

Klaim “Bencana Alam” Proyek Kolam Renang Banggai Dipertanyakan, Temuan DPRD Ungkap Dugaan Material Tak Standar

“Sedang dalam tahap pelaksanaan pekerjaan kembali akibat adanya bencana alam. Pipa yang mengalami keretakan merupakan bagian dari struktur bangunan yang kini sedang penggantian oleh pihak pelaksana pekerjaan,” jelasnya.

Pihak PUPR juga menyebut desain atap kemudian diubah dari bentuk melengkung menjadi datar guna mengurangi tangkapan angin atau wind load.

Namun klaim tersebut berbeda dengan temuan Wakil Ketua I DPRD Banggai, Wardani Murad Husain, saat melakukan peninjauan langsung dalam agenda reses beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungannya, Wardani menemukan retakan pada pipa medium yang digunakan sebagai tiang penyangga utama atap tribun. Ia mempertanyakan kualitas bahan yang dipakai dalam proyek bernilai hampir Rp30 miliar tersebut.

“Tidak boleh ada detail yang dianggap sepele. Retakan pada pipa bisa menjadi tanda lemahnya pengawasan dan bahan tidak sesuai standar,” tegasnya.

Selain keretakan struktur, DPRD juga menemukan persoalan lain berupa genangan air di lantai satu bangunan akibat desain atap yang dinilai terlalu pendek sehingga air hujan masuk ke area bawah tribun.

Bagikan: