LAPORAN: BANGGAI POST.COM
Sebuah foto hitam-putih yang merekam suasana Pelabuhan Banggai pada Februari 1920 kembali muncul di laman Facebook Mutiara Banggai. Foto berusia lebih dari satu abad itu mengingatkan lagi potret kehidupan maritim Pulau Banggai pada masa lalu, yakni ketika perahu-perahu layar tradisional berlabuh di antara rumah-rumah panggung di kawasan pesisir.
Dokumentasi tersebut sejainya merupakan karya Walter Alexander Kaudern, etnografer sekaligus penjelajah asal Swedia. Dalam foto itu tampak sejumlah perahu layar tradisional jenis sopek yang dikaitkan dengan aktivitas pelayaran masyarakat Bajo. Di sekitarnya berdiri rumah-rumah panggung di atas air, memperlihatkan suasana sebuah pelabuhan yang telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat pesisir.
Foto tersebut diambil saat Kaudern melakukan ekspedisi di Celebes (Sulawesi) pada periode 1917–1921. Kini, dokumentasinya tersimpan di Museum of World Culture, Swedia, dengan nomor arsip SMVK 000183. Foto itu juga pernah dimuat dalam bukunya, I Celebes obygder Jilid II yang diterbitkan pada 1921.
Bagi sejarah Kepulauan Banggai, foto tersebut bukan sekadar rekaman visual kehidupan masyarakat pesisir pada masa kolonial. Ia menyimpan petunjuk tentang bagaimana Pulau Banggai telah menjadi bagian dari aktivitas pelayaran dan perdagangan yang menghubungkan berbagai wilayah di kawasan timur Indonesia.
