Dalam proses pendalaman, posisi JAMINTEL dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung tugas dan kewenangan Kejaksaan, mulai dari penyelidikan, pengamanan, penggalangan, deteksi dini hingga pencegahan berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan.
Sejumlah fungsi tersebut berkaitan langsung dengan agenda pembangunan nasional, antara lain pengamanan pembangunan strategis, pemberantasan mafia tanah, percepatan investasi, program Jaksa Garda Desa atau Jaga Desa, serta berbagai kegiatan pencegahan lainnya.
Karena itu, salah satu pertanyaan penting dalam verifikasi bukan sekadar berapa banyak kegiatan yang telah dilakukan.
Yang lebih penting adalah apakah produk intelijen benar-benar digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Dengan kata lain, keberhasilan tidak cukup diukur dari jumlah operasi atau kegiatan, melainkan dari kemampuan mengubah informasi menjadi tindakan pencegahan, mitigasi risiko dan penyelesaian masalah.
Mafia Tanah hingga Pengamanan Investasi

Dalam pemberantasan mafia tanah, misalnya, keberhasilan fungsi intelijen harus terlihat dari kemampuan melakukan deteksi dini, membangun koordinasi lintas sektor, mengidentifikasi persoalan pertanahan serta mendorong penyelesaian yang memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat maupun pembangunan.
Begitu pula dalam pengamanan investasi.
