Jamintel Kejaksaan Agung, Prof. Dr. Reda Manthovani, bersama Sekretaris JAMINTEL dan Ketua Tim Penilai Nasional Zona Integritas, Nadjamuddin Mointang pada acara verifikasi lapangan WBBM, di kantor Kejagung, Kamis (3/9/2026)
JAKARTA, BANGGAIPOST.COM
Komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAMINTEL) Kejaksaan Agung diuji melalui tahapan verifikasi lapangan.
Verifikasi tersebut dihadiri langsung Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMINTEL) Prof. Dr. Reda Manthovani, bersama Sekretaris JAMINTEL dan seluruh jajaran direktur. Kehadiran pimpinan menjadi penegasan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak boleh berhenti pada pemenuhan dokumen, tetapi harus menghasilkan perubahan dan dampak nyata.

Tantangan tersebut menjadi semakin penting karena JAMINTEL memiliki karakteristik berbeda dengan unit pelayanan publik pada umumnya. Sebagian besar aktivitas intelijen bersifat tertutup dan menyangkut informasi strategis.
Namun, kerahasiaan pekerjaan intelijen bukan alasan untuk mengabaikan akuntabilitas.
Justru, tantangannya adalah bagaimana kerja yang dilakukan secara senyap dapat menghasilkan perubahan yang manfaatnya dapat dirasakan negara, masyarakat maupun institusi penegak hukum.
Dari Informasi Menjadi Tindakan

